Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Kramat 98 menggelar acara santunan untuk anak yatim di lingkungan sekitar kampus. Kegiatan yang berlangsung di Student Corner, Rabu (19/3) ini menghadirkan suasana penuh kebersamaan, sekaligus menjadi bentuk dukungan bagi mereka yang membutuhkan.
Santunan diberikan kepada anak-anak yatim dari RW 009 dan RT 002 dalam bentuk paket berbuka puasa, perlengkapan sekolah, serta bantuan uang tunai. Tidak hanya sekadar berbagi materi, acara ini juga menjadi ajang kebersamaan yang mempererat hubungan antara mahasiswa, dosen, dan anak-anak yatim.
Selain penyerahan santunan, acara juga diisi dengan doa bersama, sesi motivasi, dan buka puasa bersama. Momen kebersamaan terasa saat anak-anak dengan antusias mengikuti setiap rangkaian kegiatan yang telah disiapkan panitia.
UBSI Kampus Kramat 98 Lakukan Santunan dan Kebersamaan untuk Anak Yatim
Kepala Kampus UBSI Kramat 98, Ricki Sastra, menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program BSI Peduli, yang rutin mengadakan aksi sosial untuk masyarakat sekitar. Menurutnya, santunan ini tidak hanya sekadar memberi bantuan, tetapi juga menjadi cara untuk menanamkan nilai kepedulian dan mempererat kebersamaan di lingkungan kampus.
“Kami ingin kegiatan ini bukan hanya tentang memberikan santunan, tetapi juga membangun kebersamaan dan rasa peduli di antara kita semua. Semoga apa yang kami berikan bisa membawa kebahagiaan dan semangat baru bagi anak-anak yatim di sini. Ke depan, kami akan terus mengadakan kegiatan sosial seperti ini agar semakin banyak yang merasakan manfaatnya,” ujar Ricki.
Ketua RW 009, Hadi, yang turut hadir dalam acara ini, mengapresiasi inisiatif UBSI dalam mendukung anak-anak yatim di wilayahnya. Menurutnya, perhatian seperti ini sangat berarti dan diharapkan dapat terus berlanjut.
“Kami sangat berterima kasih atas kepedulian yang diberikan. Bantuan ini bukan hanya meringankan beban mereka, tetapi juga memberikan semangat dan motivasi untuk terus belajar dan meraih masa depan yang lebih baik. Semoga kebersamaan seperti ini dapat terus terjalin di kesempatan lain,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan anak-anak yatim yang menerima santunan dapat merasakan kebahagiaan dan semakin termotivasi untuk menjalani kehidupan serta pendidikan mereka dengan semangat. Ke depan, kegiatan serupa akan terus diadakan sebagai wujud solidaritas dan kepedulian terhadap sesama.
0 Komentar