Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Pontianak dalam menggelar In House Training (IHT) bertema “Peningkatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Penyusunan Karya Tulis Ilmiah (KTI)” pada Rabu (7/2/2025) silam. Kegiatan ini menghadirkan Latifah dosen UBSI Pontianak, sebagai narasumber utama.
Pelatihan ini bertujuan meningkatkan keterampilan guru dalam menulis KTI serta membimbing siswa dalam menyusun penelitian ilmiah mereka. Kegiatan ini dibagi menjadi dua sesi utama. Pada sesi pertama, Latifah memaparkan teori dasar mengenai KTI, termasuk sistematika penulisan, metodologi penelitian, dan teknik pengumpulan data. Sedangkan sesi kedua lebih menitikberatkan pada praktik langsung, di mana para guru dibimbing untuk menyusun KTI sesuai standar akademik.
UBSI Kampus Pontianak Tingkatkan Kapasitas Guru dalam IHT
Latifah menekankan bahwa kemampuan menulis karya ilmiah bukan hanya penting bagi siswa, tetapi juga bagi guru sebagai tenaga pendidik.
“Sebagai pendidik, guru tidak hanya dituntut untuk memahami teori, tetapi juga harus mampu membimbing siswa dalam menghasilkan karya tulis yang berkualitas. Hal ini menjadi tantangan sekaligus peluang untuk meningkatkan mutu pendidikan,” jelasnya.
Para peserta pelatihan menunjukkan antusiasme tinggi dengan aktif berdiskusi dan berlatih menyusun karya tulis ilmiah. Mereka mengaku mendapatkan banyak wawasan baru yang dapat diterapkan dalam pembelajaran di kelas.
Dwi Puji Lestari, Kepala SMA Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kualitas tenaga pendidik.
Pelatihan ini menjadi salah satu bentuk kontribusi UBSI Kampus Pontianak dalam meningkatkan kapasitas SDM di dunia pendidikan. Kolaborasi dengan sekolah-sekolah di Kalimantan Barat menjadi bukti komitmen UBSI dalam memberikan pendampingan akademik bagi tenaga pendidik.
“Guru perlu memahami cara menyusun KTI dengan baik agar dapat membimbing siswa dalam menyelesaikan proyek penelitian mereka. Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan kualitas pendidikan di sekolah semakin meningkat,” ujarnya.
Dwi Puji Lestari menambahkan bahwa kegiatan ini tidak akan berhenti pada satu kali pelatihan, tetapi akan ditindaklanjuti dengan program pendampingan berkelanjutan.
“Kami berharap kerja sama dengan UBSI kampus Pontianak terus berlanjut dalam program-program pengembangan kompetensi lainnya, sehingga dapat memberikan dampak nyata bagi dunia pendidikan,”* tutupnya.
Melalui sinergi antara UBSI Kampus Pontianak dan SMA Kemala Bhayangkari 1 Kubu Raya, diharapkan para guru semakin siap dalam membimbing siswa untuk menghasilkan karya ilmiah yang berkualitas, serta menciptakan budaya akademik yang lebih kuat di lingkungan sekolah.
0 Komentar