solo

UBSI kampus  Solo. Acara ini mengangkat tema “Jalin Rasa Kekeluargaan dengan Berbagi Sesama Insan” dan melibatkan mahasiswa serta anak yatim piatu dari Kelurahan Banjarsari, Surakarta, padaRabu, 19 Maret 2025 .

Kegiatan ini terdiri dari dua agenda utama, yaitu bakti sosial berupa pemberian santunan kepada anak yatim piatu serta sesi edukasi “Berbagi Ilmu” yang membahas Information Technology & Artificial Intelligence (AI). Tidak hanya berfokus pada ibadah, acara ini juga memberikan ilmu yang bermanfaat bagi masyarakat sekitar.

Dalam sesi edukasi, dua dosen UBSI Kampus Solo, Candra Agustina, selaku Kaprodi Sistem Informasi Akuntansi, dan Supriyanta, selaku Kaprodi Sistem Informasi, berbagi wawasan mengenai pemanfaatan teknologi dalam kehidupan sehari-hari.

UBSI Kampus Solo Santuni Anak Yatim dan Kenalkan Teknologi AI di Bulan Ramadan

Peserta diajak untuk mengenal lebih jauh tentang kecerdasan buatan (AI), termasuk bagaimana teknologi seperti AI ChatGPT dapat digunakan dalam berbagai bidang. Penyampaian materi dilakukan dengan cara santai namun tetap berbobot, sehingga anak-anak yatim piatu yang hadir dapat memahami konsepnya dengan baik.

Setelah sesi edukasi, acara dilanjutkan dengan buka puasa bersama, menciptakan momen kebersamaan antara mahasiswa, dosen, dan anak-anak yatim piatu. Dalam kesempatan tersebut, UBSI Solo juga menyalurkan santunan bagi anak yatim piatu sebagai bentuk kepedulian sosial terhadap masyarakat sekitar.

Sardiarinto, Kepala Kampus UBSI Solo, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya sekadar ajang berbagi, tetapi juga menjadi upaya untuk memberikan wawasan baru kepada masyarakat. “Kami ingin Ramadan ini tidak hanya diisi dengan ibadah dan berbagi, tetapi juga memberikan ilmu yang bisa menjadi bekal masa depan bagi mereka. Harapan kami, program ini terus berlanjut dan menginspirasi lebih banyak mahasiswa untuk aktif dalam kegiatan sosial,” ujarnya.

Dengan terselenggaranya program “Berbagi Sesama Insan”, mahasiswa diharapkan tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kepedulian sosial yang tinggi. Kegiatan ini menjadi bukti bahwa Ramadan bisa menjadi momen yang lebih bermakna dengan menggabungkan semangat berbagi dan edukasi teknologi. Diharapkan, program serupa dapat terus berlangsung di tahun-tahun mendatang dan semakin memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kategori:

0 Komentar

Tinggalkan Balasan

Avatar placeholder

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *