Universitas Bina Sarana Informatika (UBSI) Kampus Purwokerto menggelar kegiatan “Berbagi Sesama Insan” di Panti Asuhan Daarul Hadlonah, Purwokerto, pada Kamis, 20 Maret 2025. Acara ini nggak cuma sekadar berbagi santunan, tapi juga mengedukasi anak-anak yatim tentang cyberbullying, sebuah isu yang makin marak di era digital.
Salah satu agenda utama dalam kegiatan ini adalah sesi edukasi tentang cyberbullying, yang bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak panti tentang bahaya, dampak, dan cara menghindari kejahatan digital. Dalam sesi ini, anak-anak diajarkan mengenai bentuk-bentuk cyberbullying, dampaknya terhadap mental dan sosial, serta bagaimana cara melindungi diri dan menggunakan media sosial secara bijak.
UBSI Kampus Purwokerto Santuni Anak Yatim dan Edukasi Cyberbullying
Chandra Kesuma, Kepala Kampus UBSI Purwokerto, menegaskan bahwa kegiatan ini bukan hanya tentang berbagi materi, tapi juga berbagi ilmu yang bermanfaat. “Kami ingin berbagi tidak hanya dalam bentuk santunan, tetapi juga dalam bentuk pengetahuan yang bisa membantu mereka menghadapi tantangan di dunia digital. Cyberbullying adalah masalah serius, dan kami ingin mereka lebih sadar akan bahayanya serta tahu bagaimana cara menghadapinya,” ujarnya.
Setelah sesi edukasi, acara dilanjutkan dengan pemberian santunan dan paket buka puasa kepada anak-anak yatim. Suasana semakin hangat saat seluruh peserta berbuka puasa bersama, menciptakan momen penuh kebersamaan antara mahasiswa, dosen, dan anak-anak panti.
Bu Endang, perwakilan pengurus panti, mengungkapkan rasa syukurnya atas kepedulian UBSI Kampus Purwokerto. “Kami sangat bersyukur atas kegiatan ini. Tidak hanya mendapatkan santunan, tetapi anak-anak juga mendapat ilmu yang sangat bermanfaat. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus berlanjut di tahun-tahun mendatang,” tuturnya.
Kegiatan ini menjadi bukti bahwa UBSI Kampus Purwokerto nggak hanya fokus pada akademik, tapi juga punya kepedulian sosial yang tinggi. “Kami berharap melalui kegiatan ini, mahasiswa UBSI juga bisa belajar tentang arti kepedulian dan berbagi kepada sesama. Semoga apa yang kami lakukan bisa memberikan manfaat dan kebahagiaan bagi anak-anak panti,” tambah Chandra Kesuma.
Dengan terselenggaranya acara ini, diharapkan semakin banyak pihak yang tergerak untuk berbagi dan peduli terhadap sesama. Ramadan bukan hanya tentang menahan lapar dan haus, tapi juga tentang menjalin silaturahmi dan membawa kebahagiaan bagi yang membutuhkan.
0 Komentar